Arsip untuk November, 2008

Trauma Kehamilan dan Pengaruhnya pada Janin

Posted in Masa kehamilan on November 13, 2008 by sigitnet

Mengingat dampaknya yang dapat mempengaruhi pertumbuhan janin, sebisa mungkin hindari trauma.

Beban fisik dan mental biasa dialami oleh ibu hamil karena perubahan fisik dan hormonalnya, seperti bentuk tubuh yang melebar dan kondisi emosi yang naik turun. Beban ini sering diperparah dengan munculnya trauma-trauma kehamilan, sehingga masalah yang dihadapi ibu pun makin kompleks.

Trauma masa hamil, bisa datang dari banyak faktor. Hal sepele seperti menyaksikan film horor bisa saja mendatangkan trauma padahal sebelumnya tidak masalah bila ibu menyaksikan film jenis apa pun: horor, laga, atau thriller. Namun di saat hamil, adegan yang menyeramkan, mengerikan, atau menyedihkan bisa sangat membekas dan berujung menjadi trauma. Ibu jadi takut pergi ke kamar mandi sendirian, takut menyetir mobil, khawatir bakal terjadi sesuatu yang mengancam jiwanya, cemas kalau sendirian di malam hari, dan sebagainya. Ketakutan ini menjadi sangat berlebihan, sehingga sangat mengganggu kondisi psikologisnya.

JAGA PSIKIS IBU

Menurut Dra. Shinto B. Adelaar MSc. dari RS Internasional Bintaro, Tangerang, Banten, bila beban trauma ini terus berlanjut, dampaknya akan berbekas pada janin. Terlebih jika ibu sampai mengalami stres. “Untuk itu, ibu hamil tidak boleh memperhatikan kesehatan fisik saja, melainkan juga kesehatan psikologisnya. Salah satunya dengan menghindari trauma masa hamil yang dapat berujung pada stres, yakni timbunan permasalahan yang tidak bisa diatasi dengan baik.”

Tidak semua ibu menyadari bahwa aspek fisik dan psikis adalah dua hal yang terkait erat, saling pengaruh-mempengaruhi, atau hampir tidak terpisahkan. Jika kondisi fisiknya kurang baik, maka proses berpikir, suasana hati, kendali emosi dan tindakan yang bersangkutan dalam kehidupan sehari-hari akan terkena imbas negatifnya. Antara lain, suasana hati atau keadaan emosi cepat berubah, kepekaan meningkat, dan perubahan pola atau pilihan makanan yang juga akan berpengaruh pada konsep diri sang ibu.

Kondisi psikologis yang dialami ibu selama hamil, kemudian akan kembali mempengaruhi aktivitas fisiologis dalam dirinya. Suasana hati yang kelam dan emosi yang meledak-ledak dapat mempengaruhi detak jantung, tekanan darah, produksi adrenalin, aktivitas kelenjar keringat, sekresi asam lambung, dan lain-lain. Trauma, stres, atau tekanan psikologis juga dapat memunculkan gejala fisik seperti letih, lesu, mudah marah, gelisah, pening, mual atau merasa malas.

Karena perubahan yang terjadi pada fisik mempengaruhi aspek psikologis dan sebaliknya, maka mudah bagi ibu hamil untuk mengalami trauma. Menurut Shinto, trauma ini ternyata dapat dirasakan juga oleh janin. Bahkan, janin sudah menunjukkan reaksi terhadap stimulasi yang berasal dari luar tubuh ibunya. Sementara dalam masa perkembangan janin, ada masa-masa yang dianggap kritis yang menyangkut pembentukan organ tubuh. Oleh karena itu, mau tidak mau ibu hamil harus menjaga kondisi fisik maupun psikisnya agar bayinya dapat tumbuh sehat.

RENTAN DI TRIMESTER PERTAMA

Biasanya, masa paling berat bagi beban psikis ibu hamil terjadi di trimester pertama, yakni ketika perubahan aktivitas hormonal ibu sedang besar-besarnya. Perubahan inilah yang dapat dengan mudah mempengaruhi stabilitas emosi ibu, selain menyebabkan keluhan mual-muntah, terutama di pagi hari (morning sickness) selama dua bulan pertama. Akibatnya, beban psikologis pun semakin bertambah. Makanya, wajar bila di usia kehamilan ini banyak ibu rentan terhadap trauma.

Bukan cuma itu. Ibu hamil pun sering mengalami kecemasan berkaitan dengan penampilan fisiknya. Bagi istri yang hubungannya dengan suami relatif rapuh atau memiliki konsep diri rendah, kehamilan kerap dipersepsikan sebagai keadaan yang mengancam. Cukup banyak ibu yang merasa khawatir bahwa kehamilan akan menurunkan daya tariknya dan membuat pasangan melirik pada perempuan lain. Hal inilah yang terkadang menambah beban trauma.

Apalagi semakin tua usia kehamilan, bentuk tubuh perempuan semakin jauh dari patokan ideal. Bagi yang mendewakan keremajaan, kehamilan mereka dapat menjadi sumber kecemasan terhadap berbagai perubahan atau “kerusakan” bagian tubuh sejalan dengan perkembangan kehamilan. Berbagai upaya pun dilakukan untuk memperkecil risiko agar tubuh dapat segera kembali ke kondisi sebelum hamil. “Hal ini menjadikan kehamilan tidak selamanya disambut dengan rasa bahagia, cukup banyak juga yang kurang percaya diri, sehingga dengan berbagai alasan dan cara berusaha menyembunyikannya,” sesal Shinto.

Pengaruh trauma terhadap perkembangan janin, menurutnya, sangat terasa jika kejadiannya berlangsung di trimester pertama. Pada masa ini pertumbuhan awal baru dimulai, sehingga janin sangat rentan terhadap pengaruh dari luar, didukung susunan syaraf pusat dan jantung yang sudah bertumbuh. Dari luar, pada janin juga sudah tampak mata, hidung, mulut yang mini, dan tunas bakal tangan serta kaki. Kemudian, di akhir trimester pertama, janin mulai bergerak, bernapas dan mencerna makanan. Itulah mengapa fase ini rentan terhadap gangguan, apalagi yang bersifat traumatis.

Sebenarnya, beban trauma terhadap janin bisa ditepis jika ibu cepat menenangkan diri. Justru yang lebih dikhawatirkan adalah bila trauma tersebut membuat ibu tidak memperhatikan kehamilannya, jatuh sakit, minum obat-obatan sembarangan, apalagi mengonsumsi zat berbahaya yang akan berdampak fatal pada janin.

Apabila ibu sudah sampai mengonsumsi zat berbahaya, terkadang kehamilan tidak bisa dipertahankan. Bilapun dipertahankan, janin akan terpapar pada risiko tinggi berupa kelainan pada susunan saraf pusat, jantung, panca indra dan anggota tubuh.

Menurut Shinto, janin yang dikandung oleh para ibu yang mengalami stres berat dan tidak memperhatikan kehamilannya banyak yang mengalami kelainan perkembangan pada kedua belahan otaknya. Misalnya, otak kiri tidak dapat memproses informasi lebih cepat daripada belahan otak bagian kanan, sehingga mengakibatkan hambatan dalam perkembangan kemampuan berbahasa anak di kemudian hari. Penelitian lain menunjukkan, ibu hamil yang mengalami trauma dan stres berkepanjangan karena masalah rumah tangga cenderung melahirkan anak hiperaktif. “Dampak yang terjadi pada anak-anak memang tidak mudah diramalkan sebelumnya. Oleh karena itu, cara yang terbaik adalah melakukan pemeliharaan diri secara fisik dan psikologis selama masa kehamilan,” tandas Shinto.

Usai trimester pertama, biasanya beban kehamilan sudah bisa diantisipasi lebih baik. Selain perubahan hormonal lebih stabil, ibu pun sudah mulai terbiasa dengan kondisi tubuhnya. Sementara, janin pun sudah lebih kuat dari sebelumnya. Namun demikian, ibu tetap perlu berhati-hati mengingat di akhir trimester kedua janin mulai mampu mendengar dan dapat bereaksi terhadap sentuhan dari luar. Dia pun sudah bisa merasakan kondisi psikologis orang tuanya. Kondisi ibu yang selalu menyenangkan bisa membuat pertumbuhan janin optimal. Sedangkan bila tidak, mungkin saja ada gangguan-gangguan yang nantinya bisa berpengaruh pada kondisi psikologis anak setelah lahir.

SEIMBANGKAN KONDISI PSIKOLOGIS

Kondisi psikologis yang baik atau seimbang tentu tidak datang dengan sendirinya. Berikut beberapa kiat menyeimbangkan kondisi psikologis yang diberikan Shinto:

1. Carilah informasi seputar kehamilan, perubahan yang terjadi dalam diri ibu, dan hal-hal yang perlu dihindari agar janin tumbuh sehat. Pengetahuan atau informasi yang tepat akan membuat ibu merasa lebih yakin sekaligus bisa mengurangi rasa cemas yang sering muncul karena ketidaktahuan mengenai apa yang terjadi.

2. Bicarakanlah perubahan selama kehamilan dengan suami, sehingga ia juga tahu serta diharapkan bisa berempati dan mampu memberi dukungan psikologis yang dibutuhkan. Galilah perasaan yang dialami pasangan sehubungan dengan kehamilan ini. Carilah titik temu guna mengantisipasi perubahan yang bisa memunculkan masalah.

3. Periksakan kehamilan secara teratur. Cari informasi dari dokter atau bidan terpercaya mengenai kehamilan. Jangan lupa, ajaklah suami saat berkonsultasi ke dokter/bidan.

4. Pahami benar pengetahuan mengenai asupan makanan yang sehat bagi perkembangan janin. Hindarilah mengonsumsi bahan yang dapat membahayakan janin, seperti makanan yang mengandung zat-zat aditif, alkohol, rokok, atau obat-obatan yang tidak dianjurkan bagi ibu hamil. Jauhkan juga zat berbahaya seperti gas buang kendaraan yang mengandung timah hitam yang berbahaya bagi perkembangan kecerdasan.

5. Perhatikanlah penampilan fisik dengan menjaga kebersihan, melakukan latihan fisik ringan, semisal berenang dan jalan kaki, selain memperhatikan cara berpakaian yang sesuai.

6. Lakukanlah penyesuaian kegiatan dengan kondisi fisik dan kehamilan. Mendekati saat persalinan, perlu ada pembicaraan dengan suami untuk mengantisipasi berbagai perubahan yang akan terjadi setelah kelahiran sang bayi.

7. Upayakan berbagai cara agar terhindar dari stres. Atasilah kecemasan maupun emosi negatif lainnya, dengan mendengarkan musik lembut, belajar memusatkan perhatian, berzikir, yoga, dan bentuk relaksasi lainnya.

8. Bergabunglah dengan kelompok senam hamil sejak usia kandungan menginjak sekitar 5-6 bulan. Sebaiknya, konsultasikan dulu dengan dokter kandungan. Senam hamil tidak hanya bermanfaat melatih otot-otot yang diperlukan dalam proses persalinan, melainkan juga memberi manfaat psikologis. Pertemuan sesama calon ibu biasanya diisi dengan acara berbagi pengalaman yang dapat dijadikan pelajaran positif. Melalui kegiatan itu pula, secara perlahan kesiapan psikologis calon ibu dalam menghadapi persalinan menjadi semakin mantap.

9. Lakukanlah latihan relaksasi dan latihan pernapasan secara teratur. Latihan ini bermanfaat untuk ketenangan dan kenyamanan sehingga kondisi psikologis bisa lebih stabil.

BERSIAP MENGHADAPI PERUBAHAN

Direncanakan atau tidak, calon ibu perlu mempersiapkan diri secara psikologis sejak sebelum, selama, dan sesudah kehamilan. Calon ayah dan ibu perlu bersiap-siap menyesuaikan diri terhadap perubahan peran, tanggung jawab, pembagian waktu, maupun perhatian yang berkaitan dengan kehadiran sang bayi 9 bulan mendatang.

“Di awal masa kehamilan, baik calon ibu maupun ayah, harus memiliki pengetahuan mengenai perubahan yang terjadi di dalam diri ibu, hingga lebih percaya diri dan tidak mudah mengalami kecemasan menghadapi gejala-gejala umum kehamilan,” tutur Shinto.

Calon ayah perlu tahu bahwa ada kemungkinan sang isteri akan menunjukkan tingkah laku yang “luar biasa” selama masa kehamilan. Dengan demikian calon ayah pun harus belajar memahami dan meningkatkan toleransi terhadap “ketidaklaziman” tingkah laku istrinya. Dengan kata lain, calon ayah juga mesti bersedia menyesuaikan diri terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada sang istri, baik fisik maupun psikologis.

Tips agar Hamil

Posted in Masa kehamilan on November 13, 2008 by sigitnet

Beberapa pasangan mudah hamil namun bagi yang lain membutuhkan usaha lebih. Berikut ini yang anda perlu tahu dan kapan untuk mencari bantuan.

Pengetahuan Dasar Hamil
Setiap bulan, hormon dari kelenjar pituitary merangsang ovarium untuk melepaskan telur atau berovulasi. Hal ini sering terjadi sekitar hari ke-14 dari siklus menstruasi meskipun waktu yang tepat dapat bervariasi pada wanita dari bulan ke bulan.

Sekali telur dilepaskan, sel telur tersebut berjalan dalam tuba falopi. Jika anda ingin hamil, sekarang saatnya. Sel telur tersebut sekitar 24 jam untuk bersatu dengan sperma.

Sel-sel sperma dapat bertahan dalam saluran reproduksi selama 2-3 hari sehingga baik untuk melakukan hubungan seksual selama hari-hari berikut sampai ovulasi.

Jika sel telur dibuahi, sel telur berjalan sampai ke rahim 2 sampai 4 hari kemudian. Kemudian akan menempel dalam jalan rahim. Jika anda hamil, periode menstruasi anda akan berhenti saat tubuh anda mulai untuk mendukung embrio.

Namun, jika telur tidak dibuahi, sel-sel telur akan hancur dan anda akan mendapatkan periode menstruasi.

Kapan masa subur anda?

Mempelajari mengenai ovulasi dan menentukan kapan terjadinya ovulasi adalah hal yang sangat berbeda. Bagi kebanyakan wanita, bagaikan menembak target yang bergerak.

Pasang mata pada kalender
Gunakan organizer anda atau kalender biasa untuk menandakan mulainya periode mestruasi anda setiap bulan. Juga tulis jumlah hari setiap periode.
Jika anda memiliki siklus 28 hari maka ovulasi dimulai sekitar 14 hari setelah hari periode terakhir anda di mulai.

Namun, jika siklus anda tidak normal, jumlah hari dalam siklus paling pendek anda dikalikan 18. Ketika periode anda selanjutnya dimulai, hitung ke depan sebanyak hari tersebut. Ini merupakan kemungkinan yang masuk akal untuk masa subur anda.

Keuntungan menggunakan perhitungan kalender dapat dengan mudah dilakukan di atas kertas dan cara ini gratis. Tetapi, kerugiannya banyak faktor yang dapat mempengaruhi waktu ovulasi yang tepat termasuk sakit, stres, dan olahraga. Perhitungan hari sering tidak akurat terutama bagi wanita yang memiliki siklus yang tidak normal.

Perhatikan perubahan pada lendir leher rahim.
Sesaat sebelum ovulasi, anda akan melihat adanya peningkatan cairan sekresi vagina yang tidak berwarna dan licin jika anda memeriksanya. Cairan sekresi ini menyerupai putih telur mentah. Setelah ovulasi, cairan akan menjadi keruh dan lengket atau menghilang seluruhnya.

Keuntungan cara ini adalah perubahan sekresi wanita sering merupakan tanda yang akurat akan kesuburan yang akan datang. Hanya dibutuhkan pengamatan sederhana, terutama di dalam vagina. Kerugiannya menilai tekstur atau rupa sekresi vagina dapat bersifat subjektif.

Amati suhu tubuh dasar (basal body temperatur) anda
Ini adalah suhu tubuh saat anda beristirahat. Ovulasi dapat menyebabkan kenaikan suhu bertahap atau bahkan lonjakan tiba-tiba, biasanya berkisar 0,5 dan 1,6 derajat Fahrenheit (tidak sampai 1 derajat celsius).

Anda akan sangat subur selama 2 sampai 3 hari sebelum suhu tubuh naik. Anda dapat mengasumsikan bahwa ovulasi telah terjadi ketika suhu tubuh naik sedikit yang bertahan selama 3 hari atau lebih.

Gunakan termometer untuk mengukur suhu tubuh basal anda. Ukurlah suhu tubuh anda setiap pagi sebelum beranjak dari tempat tidur. Catat suhu tubuh anda dan buatlah polanya.

Keuntungannya cara ini mudah karena hanya menggunakan termometerdan sering bermanfaat untuk menentukan kapan anda ovulasi dan menilainya jika waktunya konsisten dari bulan ke bulan berikutnya.

Cobalah strip deteksi ovulasi
Strip untuk mendeteksi ovulasi yang dijual bebas dapat digunakan untuk memeriksa urin anda akan keberadaan hormon sebelum ovulasi. Untuk hasil yang akurat ikuti petunjuk pada label.

Strip deteksi ovulasi dapat mendeteksi waktu ovulasi. Bahakn dapat juga menyediakan tanda sebelum ovulasi terjadi. Strip deteksi ovulasi membutuhkan ketepatan waktu dan hubungan seksual yang tepat.

Maksimalkan kesuburan anda

Lakukanlah tips berikut untuk memaksimalkan kesuburan anda:
• Lakukan hubungan seksual secara rutin.
• Lakukan hubungan seksual sekali sehari saat mendekati waktu ovulasi.
• Pilihlah gaya hidup sehat
• Rencanakan masa sebelum menggunakan kontrasepsi (preconception)
• Minum vitamin.
Tapi jangan lakukan hal berikut:
• Merokok.
• Minum alkohol.
• Minum obat tanpa persetujuan dokter anda.

Kapan mencari pertolongan?

Dengan melakukan hubungan seksual sering dan tanpa proteksi, sebagian besar pasangan yang sehat dapat hamil dalam 6 bulan. Sekitar 90% pasangan yang sehat dapat hamil dalam 1 tahun. Lainnya membutuhkan pertolongan medis.

Jika anda berusia awal 30 atau lebih muda dan pasangan anda dalam keadaan sehat cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. Anda perlu berkonsultasi lebih cepat jika berusia 35 tahun atau lebih, periode anda lebih dari 35 hari atau anda atau pasangan anda diketahui atau dicurigai mengalami masalah kesuburan.

Ketidaksuburan dialami oleh pria dan wanita tapi pengobatannya tersedia. Berdasarkan masalah yang diderita, ginekolog anda, dokter keluarga anda dapat membantu. Dalam beberapa kasus, spesialis kesuburan dapat memberikan harapan terbaik.

Nutrisi Dan Suplemen Saat Hamil

Posted in Masa kehamilan on November 13, 2008 by sigitnet

makanan1Saat hamil, Anda harus memenuhi kebutuhan nutrisi untuk dua orang. Jadi ini bukan saat yang tepat untuk menghindari kalori karena ketakutan Anda untuk menjadi gemuk.

Ibu hamil membutuhkan sekitar 300 kalori ekstra per hari, khususnya di bulan-bulan terakhir kehamilan saat janin bertumbuhan dengan cepat. Jika anda sangat kurus atau malah hamil kembar, Anda membutuhkan kalori lebih banyak lagi. Namun jika Anda kelebihan berat badan, dokter mungkin akan membatasi jumlah makanan yang Anda konsumsi.

Makan sehat selalu penting, khususnya saat Anda hamil. Karena makanan sehat yang Anda konsumsi penting artinya untuk pertumbuhan bayi dan perkembangannya. Nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga pola makan seimbang melibatkan menu ‘empat sehat lima sempurna’ yang legendaris itu.

Nah apakah dengan makan sehat saja sudah cukup? Ternyata tidak demikian. Anda membutuhkan lebih banyak nutrisi esensial (khususnya kalsium, besi dan asam folat) saat hamil dibandingkan saat tidak hamil. Dokter biasanya akan memberikan vitamin untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi, yang tidak didapat atau jumlahnya kurang dari makanan yang Anda makan sehari-hari.

Suplemen apa yang biasanya diberikan dokter untuk ibu hamil?

1. Kalsium

Sebagian besar wanita di atas usia 19 tahun atau lebih, termasuk yang hamil, seringkali tak cukup mendapat 1.000 mg kalsium per hari seperti yang drekomendasikan. Karena saat bertumbuh di perut janin membutuhkan kalsium yang tinggi, maka konsumsi kalsium perlu ditingkatkan untuk mencegah kehilangan kalsium dari tulang. Jadi saat hamil penting untuk mengonsumsi ekstra kalsium agar tulang tetap kuat. Jika bayi kekurangan kalsium, dia akan menyerap dari kalsium ibu. Akibatnya Anda akan mudah mengalami keropos tulang atau gigi rapuh jika hamil namun kekurangan kalsium. Sumber makanan yang kaya kalsium antara lain susu, keju dan yogurt, produk yang diperkaya kalsium seperti jus jeruk, susu kedelai dan sereal, sayuran hijau seperti bayam, kale dan brokoli, tofu, kacang yang dikeringkan dan almond.

2. Besi

Ibu hamil membutuhkan 27 hingga 30 mg besi per hari. Kenapa? Karena besi dibutuhkan untuk membuat hemoglobin, komponen pembawa oksigen dari sel darah merah. Sel darah merah diedarkan ke seluruh tubuh dengan membawa oksigen ke semua sel. Tanpa zat besi yang cukup, tubuh tidak dapat membuat sel-sel darah merah dan jaringan tubuh serta organ tidak akan mendapat oksigen yang dibutuhkan untuk berfungsi dengan baik. Jadi ibu hamil harus cukup mendapat besi pada makanan sehari-hari, untuknya dan untk janinnya.

Meskipun nutrsi dapat ditemukan di berbagai jenis makanan, besi dari sumber daging (hewani) dapat lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan besi yang ditemukan di tumbuh-tumbuhan.Contoh makanan yang kaya zat besi misalnya daging merah, unggas, salmon, telur, tofu, buah yang dikeringkan, sayuran berwarna hijau, sereal yang difortifikasi besi serta asam folat.

The U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan wanita pada usia produktif, khususnya yang merencanakan kehamilan, mendapatkan 400 mikrogram (0,4 mg) suplemen asam folat setiap harinya. Sumbernya bisa berasal dari multivitamin atau suplemen asam folat, selain yang didapat dari makanan.

Jadi, kenapa asam folat begitu penting? Sejumlah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen asam folat satu bulan sebelum dan selama tiga bulan pertama kehamilan akan menurunkan risiko cacat otak pada bayi mencapai 70 persen.

Nah, sudah cukupkah folat dan besi dalam menu harian Anda?makanan

Lus-Minus Hamil Diusia Tua

Posted in Masa kehamilan on November 13, 2008 by sigitnet

sumber: http://yuwielueninet.wordpress.com

Benarkah hamil anak pertama tak boleh lebih dari usia 35 tahun? Apa saja bahayanya? Bagaimana peran pasangan dalam hal ini?

“Saya sering ditanya saudara dan kenalan, apa enggak
takut melahirkan di usia menjelang 40 tahun? Habis, mau bagaimana lagi?
Menikahnya juga baru ‘kemarin’. Ya, dijalani saja sambil terus berdoa
supaya selamat,” tutur seorang calon ibu berusia 37 tahun.

Memang, kebanyakan wanita diliputi kekhawatiran kala
kehamilan baru dialami setelah usia meninggi. Tapi jika itu yang
terjadi pada Anda, tak perlu cemas. Sekarang ini makin banyak wanita
melahirkan di atas usia 35 tahun. Bahkan, tak jarang melahirkan bayi
pertama di usia empat puluhan.

Menurut dr. Agustinus Gatot, Sp.OG, dari RS
Mitra Keluarga, siap-tidaknya seorang ibu yang hamil di usia tua, lebih
karena faktor si ibu sendiri. “Adakalanya justru ibu yang memulai
kehamilan di usia ini, jauh lebih mantap. Sebab, biasanya telah
mempersiapkan segalanya dengan matang sejak memulai pernikahan,” terang
Gatot. Sebaliknya, ibu yang tak siap mental, lebih disebabkan ia merasa
tak percaya diri menghadapi kehamilannya. “Ia merasa sudah tua sehingga
menganggap dirinya tak mampu.”

BERISIKO TINGGI

Dalam ilmu kedokteran, terang Gatot, usia reproduksi
sehat untuk hamil antara 25-30 tahun. Sehingga, dari segi kesehatan
reproduksi, sebetulnya risiko pertama dari usia ini adalah tak dapat
hamil karena telah berkurangnya kesuburan. Jadi, bila si wanita usianya
telah melewati usia reproduksi sehat untuk hamil ternyata kemudian
hamil, berarti risiko itu telah terlewati.

Hanya saja, seperti diakui Gatot, usia ini memang
tergolong berisiko tinggi dalam kehamilan. Yakni, melahirkan bayi
dengan sindroma down, yang berciri khas berbagai tingkat
keterbelakangan mental, ciri wajah tertentu, berkurangnya tonus otot,
dan sebagainya. “Risiko ini akan meningkat sesuai dengan usia ibu,
yakni 6-8 per mil untuk usia 35 sampai 39 tahun dan 10-15 per mil untuk
usia di atas 40 tahun,” jelas Gatot.

Kelainan kromoson dan lainnya yang diperkirakan
karena sel telur sudah berusia lanjut, terkena radiasi, terpengaruh
obat-obatan, infeksi, dan sebagainya, diduga merupakan penyebab
sindroma down.

Untuk mencermati adanya sindroma ini, dapat
dilakukan pemeriksaan amniosentesis. Pada pemeriksaan ini cairan
ketuban diambil melalui alat semacam jarum yang dimasukkan melalui
perut ibu. Bisa juga dilakukan dengan cara kordosentesis. “Bedanya,
jika amniosentesis mengambil cairan ketuban, pada kordosentesis diambil
sampel darah janin dari tali pusat,” jelas Gatot.

Pemeriksaan itu sendiri bisa dilakukan setelah
kehamilan memasuki usia 16-20 minggu. Jika ditemukan kelainan, dokter
akan menyerahkan keputusan pada pasangan suami-istri. Apakah akan
meneruskan kehamilan atau menggugurkannya. “Pemeriksaan ini jarang
dilakukan mengingat biayanya yang masih cukup tinggi,” ujar Gatot.
Umumnya ibu memasrahkan segalanya pada Yang Kuasa.

Kecuali melahirkan bayi dengan sindroma down, makin
tinggi usia ibu main tinggi pula risiko untuk melahirkan. Hal ini dapat
berisiko bagi kesehatan ibu sendiri. Bahkan, risiko kematian pun
meningkat.

Ada beberapa hal yang perlu diwaspadai oleh ibu
hamil usia ini, seperti perdarahan postpartum (sesudah melahirkan),
hipertensi, dan eklampsia.

PERAWATAN TERBAIK

Kendati demikian, pada dasarnya menjalani kehamilan
pada usia di atas 35 tahun, tak berbeda dengan usia lain. Yang
terpenting dan pertama ialah kesiapan ibu menjalani kehamilan itu. Nah,
dengan perawatan pralahir yang baik, maka ibu hamil berisiko pun bisa
mengurangi risiko tersebut.

Apa saja perawatan pralahir itu? “Salah satunya
tentu dengan pemeriksaan rutin oleh dokter atau bidan,” ujar Gatot.
Dengan demikian, jika ada gangguan atau kelainan akan bisa segera
diketahui dan ditangani. Bahkan, menjelang kehamilan, calon ibu harus
menyiapkan diri dengan pemeriksaan untuk berbagai infeksi, seperti
TORCH (toksoplasmosis, rubella, citomegalovirus, dan sebagainya).

Juga amat perlu senantiasa menjaga menu makanan.
“Ibu harus melakukan diet yang baik. Artinya, mengkonsumi makanan cukup
gizi. Bukan cuma untuk si ibu, tapi juga demi si janin.” Dengan
menjalani diet, lanjut Gatot, si ibu sekaligus bisa mencapai berat
badan ideal (tak lebih dan tak kurang) sehingga ibu bisa terhindar dari
berbagai komplikasi seperti sakit gula, tekanan darah tinggi, varises,
wasir, berat lahir bayi yang rendah, atau kesulitan persalinan karena
ukuran bayi yang terlalu besar.

Selain itu, bergaya pola hidup sehat seperti
menjauhi rokok, alkohol, dan obat-obatan yang tak perlu, juga akan
sangat membantu. Dengan demikian risiko calon ibu menjadi berkurang dan
si ibu pun bisa menjalani kehamilan serta persalinan dengan lancar.
Jadi, tak ada yang perlu dikhawatirkan lagi.

Riesnawiati Soelaeman

Menghadapi Kehamilan Beresiko Tinggi

Kehamilan adalah proses normal untuk dialami, bukan
penyakit yang harus diobati. Tapi jika kehamilan Anda berisiko tinggi,
ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pasangan suami-istri di mana
istri menghadapi kehamilan dengan risiko tinggi.

* Rasa Cemas

Anda berdua mungkin akan dipenuhi rasa cemas setelah
mengetahui risiko yang mungkin dialami. Yang lebih parah, Anda berdua
mungkin tak berharap terlalu banyak terhadap kondisi janin.

Tapi Anda berdua tak boleh larut dalam kecemasan.
Apalagi kehamilan yang disertai kecemasan sangat tak baik pengaruhnya
bagi si ibu maupun janin.

* Marah

Kemarahan juga kerap melanda wanita yang menjalani
kehamilan berisiko. Misalnya ketika harus bed rest, ia merasa
dibelenggu oleh aturan yang tak biasanya karena sebelumnya ia termasuk
tipe wanita enerjik. Jadi, aturan itu terasa begitu menyiksanya.

Tak perlu berkecil hati. Jalani saja dengan santai. Ingat, semua itu demi Anda dan janin di kandungan.

* Merasa Tertekan

Karena banyak anjuran dan larangan, si ibu akan
terus-menerus mengingatnya. Ia takut untuk berbuat sesuatu di luar itu.
Sehingga tiap kali akan berbuat sesuatu, selalu dimulai dengan
pertanyaan, “Bolehkah saya melakukan ini? Apakah ini tak akan bertambah
membahayakan bayi saya?”

Menghilangkan sama sekali rasa tertekan itu memang
agak mustahil. Berbagilah dengan pasangan, agar perasaan itu sedikit
berkurang.

* Merasa Bersalah

Di sisi lain, wanita dengan kehamilan berisiko
tinggi juga bisa merasa bersalah, karena ia tak bisa menjalani
kehamilan seperti kebanyakan wanita lain. Misalnya, dokter banyak
memberi obat-obatan, larangan, dan anjuran.

Ia merasa, dirinyalah yang menyebabkan semua itu.
Padahal, tentu saja bukan. Pasangannya pun akan diliputi rasa bersalah,
karena ia menganggap dirinya yang menyebabkan istrinya “menderita”.
Padahal, kenyataannya tidaklah demikian.

* Menganggap Diri Kurang

Seorang wanita yang tak memiliki kehamilan “normal”
juga bisa menganggap dirinya tak mampu atau kurang. Harus diingat, ada
banyak hal yang di luar kekuatan dan kemampuan kita. Tapi, percayalah,
jika kita menjalaninya dengan ikhlas, segalanya akan berjalan lancar.

Riesnawiati

Pengalaman Berharga

Lily, seorang karyawati bank swasta hamil untuk
pertama kalinya ketika usianya sudah memasuki 38 tahun. “Saya memang
menikah di usia yang sudah enggak muda lagi, 36 tahun,” akunya. Karena
itu, Lily dan suaminya sudah tahu bahwa mereka tergolong pasangan yang
“terlambat” untuk hamil.

“Tapi sebelum hamil, saya berkonsultasi dulu dengan
dokter,” tutur Lily. Ia pun melakukan pemeriksaan cukup lengkap,
termasuk TORCH. “Saya ingin menjalani kehamilan dengan tenang. Apalagi
saya sudah tahu bahwa kehamilan saya berisiko karena usia saya,”
lanjutnya. Bahkan, ia mengaku sampai melakukan pemeriksaan rutin ke
dokter tiap dua minggu sekali. “Sebetulnya, sih, dokter enggak meminta
demikian. Saya sendiri yang menginginkannya, agar bisa lebih yakin,”
terangnya.

Dalam menjalani kehamilannya, Lily merasa tak
berbeda seperti wanita lain yang kehamilannya tak berisiko. Misalnya,
pada trimester pertama, ia mengalami mual-mual hebat, yang lalu
menghilang di trimester kedua. “Cuma, saya sering kesemutan,” katanya.

Kendati demikian, ia tak mengurangi kegiatannya. Ia
tetap bekerja seperti biasa. Ia pun sangat menjaga mutu makanannya.
Hanya makanan terbaik buat janin di rahimnya yang boleh masuk ke
mulutnya. “Sampai-sampai saya diledekin teman-teman, tapi saya enggak
peduli. Pokoknya, yang boleh masuk ke mulut saya hanyalah makanan sehat
penuh gizi. Bahkan, saya sama sekali tidak makan makanan instan,”
tuturnya.

Ketika kehamilannya mencapai usia 17 minggu, dokter
menyarankannya untuk menjalani tes amniosentesis. “Saya berdiskusi
cukup lama tentang hal itu. Saya menimbang baik buruknya. Saya pun
berdoa memohon petunjuk,” katanya. Akhirnya, ia bersama suami
memutuskan untuk meneruskan kehamilan tanpa menjalani tes itu. “Saya
pasrah pada Yang Kuasa. Saya yakin kehamilan ini yang terbaik buat
saya,” katanya lagi.

Hasilnya, memang sesuai harapan. Lily melahirkan
normal, seorang bayi laki-laki yang sehat dengan berat 3,45 kg dan
panjang 51 cm. “Cukup satu saja. Usia saya sekarang sudah di atas 40,”
katanya, mantap

Ketuban Pecah Dini

Posted in Masa kehamilan on November 13, 2008 by sigitnet

Ketuban pecah dini (”early rupture of the membrane”) : ada bermacam-macam batasan / teori / definisi.

Ada teori yang menghitung berapa jam sebelum in partu, misalnya 2 atau 4 atau 6 jam sebelum in partu.
Ada juga yang menyatakan dalam ukuran pembukaan serviks pada kala I, misalnya ketuban yang pecah sebelum pembukaan serviks 3 cm atau 5 cm, dan sebagainya.

Prinsipnya adalah ketuban yang pecah “sebelum waktunya”.

Masalahnya : Kapan selaput ketuban pecah (spontan) pada persalinan normal ?

Normal selaput ketuban pecah pada akhir kala I atau awal kala II persalinan. Bisa juga belum pecah sampai saat mengedan, sehingga kadang perlu dipecahkan (amniotomi).

KETUBAN PECAH DINI BERHUBUNGAN ERAT DENGAN
PERSALINAN PRETERM DAN INFEKSI INTRAPARTUM

Patofisiologi

Banyak teori, mulai dari defek kromosom, kelainan kolagen, sampai infeksi.
Pada sebagian besar kasus ternyata berhubungan dengan infeksi (sampai 65%).
High virulence : bacteroides. Low virulence : lactobacillus.

Kolagen terdapat pada lapisan kompakta amnion, fibroblas, jaringan retikuler korion dan trofoblas.
Sintesis maupun degradasi jaringan kolagen dikontrol oleh sistem aktifitas dan inhibisi interleukin-1 (IL-1) dan prostaglandin.
Jika ada infeksi dan inflamasi, terjadi peningkatan aktifitas IL-1 dan prostaglandin, menghasilkan kolagenase jaringan, sehingga terjadi depolimerisasi kolagen pada selaput korion / amnion, menyebabkan selaput ketuban tipis, lemah dan mudah pecah spontan.

Faktor risiko / predisposisi ketuban pecah dini / persalinan preterm

1. kehamilan multipel : kembar dua (50%), kembar tiga (90%)
2. riwayat persalinan preterm sebelumnya : risiko 2 – 4x
3. tindakan sanggama : TIDAK berpengaruh kepada risiko, KECUALI jika higiene buruk, predisposisi terhadap infeksi
4. perdarahan pervaginam : trimester pertama (risiko 2x), trimester kedua/ketiga (20x)
5. bakteriuria : risiko 2x (prevalensi 7%)
6. pH vagina di atas 4.5 : risiko 32% (vs. 16%)
7. servix tipis / kurang dari 39 mm : risiko 25% (vs. 7%)
8. flora vagina abnormal : risiko 2-3x
9. fibronectin > 50 ng/ml : risiko 83% (vs. 19%)
10. kadar CRH (corticotropin releasing hormone) maternal tinggi misalnya pada stress psikologis, dsb, dapat menjadi stimulasi persalinan preterm

Strategi pada perawatan antenatal

- deteksi faktor risiko
- deteksi infeksi secara dini
- USG : biometri dan funelisasi
Trimester pertama : deteksi faktor risiko, aktifitas seksual, pH vagina, USG, pemeriksaan Gram, darah rutin, urine.
Trimester kedua dan ketiga : hati-hati bila ada keluhan nyeri abdomen, punggung, kram di daerah pelvis seperti sedang haid, perdarahan per vaginam, lendir merah muda, discharge vagina, poliuria, diare, rasa menekan di pelvis.

Jika ketuban pecah : jangan sering periksa dalam !! Awasi tanda-tanda komplikasi.

Komplikasi ketuban pecah dini

1. infeksi intra partum (korioamnionitis) ascendens dari vagina ke intrauterin.
2. persalinan preterm, jika terjadi pada usia kehamilan preterm.
3. prolaps tali pusat, bisa sampai gawat janin dan kematian janin akibat hipoksia (sering terjadi pada presentasi bokong atau letak lintang).
4. oligohidramnion, bahkan sering partus kering (dry labor) karena air ketuban habis.

Keadaan / faktor-faktor yang dihubungkan dengan partus preterm

1. iatrogenik : hygiene kurang (terutama), tindakan traumatik
2. maternal : penyakit sistemik, patologi organ reproduksi atau pelvis, pre-eklampsia, trauma, konsumsi alkohol atau obat2 terlarang, infeksi intraamnion subklinik, korioamnionitis klinik, inkompetensia serviks, servisitis/vaginitis akut, KETUBAN PECAH pada usia kehamilan preterm.
3. fetal : malformasi janin, kehamilan multipel, hidrops fetalis, pertumbuhan janin terhambat, gawat janin, kematian janin.
4. cairan amnion : oligohidramnion dengan selaput ketuban utuh, ketuban pecah pada preterm, infeksi intraamnion, korioamnionitis klinik.
5. placenta : solutio placenta, placenta praevia (kehamilan 35 minggu atau lebih), sinus maginalis, chorioangioma, vasa praevia.
6. uterus : malformasi uterus, overdistensi akut, mioma besar, desiduositis, aktifitas uterus idiopatik.

Persalinan preterm (partus prematurus) : persalinan yang terjadi pada usia kehamilan antara 20-37 minggu.
Tanda : kontraksi dengan interval kurang dari 5-8’, disertai dengan perubahan serviks progresif, dilatasi serviks nyata 2 cm atau lebih, serta penipisan serviks berlanjut sampai lebih dari 80%.
Insidens rata-rata di rumahsakit2 besar di Indonesia : 13.3% (10-15%)

(persalinan preterm – ada kuliahnya sendiri)

INFEKSI INTRAPARTUM

Infeksi intrapartum adalah infeksi yang terjadi dalam masa persalinan / in partu.

Disebut juga korioamnionitis, karena infeksi ini melibatkan selaput janin.

Pada ketuban pecah 6 jam, risiko infeksi meningkat 1 kali. Ketuban pecah 24 jam, risiko infeksi meningkat sampai 2 kali lipat.

Protokol : paling lama 2 x 24 jam setelah ketuban pecah, harus sudah partus.

Patofisiologi

1. ascending infection, pecahnya ketuban menyebabkan ada hubungan langsung antara ruang intraamnion dengan dunia luar.
2. infeksi intraamnion bisa terjadi langsung pada ruang amnion, atau dengan penjalaran infeksi melalui dinding uterus, selaput janin, kemudian ke ruang intraamnion.
3. mungkin juga jika ibu mengalami infeksi sistemik, infeksi intrauterin menjalar melalui plasenta (sirkulasi fetomaternal).
4. tindakan iatrogenik traumatik atau higiene buruk, misalnya pemeriksaan dalam yang terlalu sering, dan sebagainya, predisposisi infeksi.

Kuman yang sering ditemukan : Streptococcus, Staphylococcus (gram positif), E.coli (gram negatif), Bacteroides, Peptococcus (anaerob).

Diagnosis infeksi intrapartum

1. febris di atas 38oC (kepustakaan lain 37.8oC)
2. ibu takikardia (>100 denyut per menit)
3. fetal takikardia (>160 denyut per menit)
4. nyeri abdomen, nyeri tekan uterus
5. cairan amnion berwarna keruh atau hijau dan berbau
6. leukositosis pada pemeriksaan darah tepi (>15000-20000/mm3)
7. pemeriksaan penunjang lain : leukosit esterase (+) (hasil degradasi leukosit, normal negatif), pemeriksaan Gram, kultur darah.

Komplikasi infeksi intrapartum

1. komplikasi ibu : endometritis, penurunan aktifitas miometrium (distonia, atonia), sepsis CEPAT (karena daerah uterus dan intramnion memiliki vaskularisasi sangat banyak), dapat terjadi syok septik sampai kematian ibu.
2. komplikasi janin : asfiksia janin, sepsis perinatal sampai kematian janin.

Prinsip penatalaksanaan

1. pada ketuban pecah, terminasi kehamilan, batas waktu 2 x 24 jam
2. jika ada tanda infeksi intrapartum, terminasi kehamilan / persalinan batas waktu 2 jam.
3. JANGAN TERLALU SERING PERIKSA DALAM
4. bila perlu, induksi persalinan
5. observasi dan optimalisasi keadaan ibu : oksigen !!
6. antibiotika spektrum luas : gentamicin iv 2 x 80 mg, ampicillin iv 4 x 1 mg, amoxicillin iv 3 x 1 mg, penicillin iv 3 x 1.2 juta IU, metronidazol drip.
7. uterotonika : methergin 3 x 1 ampul drip
8. pemberian kortikosteroid : kontroversi. Di satu pihak dapat memperburuk keadaan ibu karena menurunkan imunitas, di lain pihak dapat menstimulasi pematangan paru janin (surfaktan). Di RSCM diberikan, bersama dengan antibiotika spektrum luas. Hasil cukup baik.

Ibu Hamil Dengan Resiko Tinggi

Posted in Masa kehamilan on November 13, 2008 by sigitnet

hamil1

Apakah yang dimaksud Ibu hamil dengan risiko tinggi ?

Yaitu Ibu Hamil yang mengalami risiko atau bahaya yang lebih besar pada waktu kehamilan maupun persalinan, bila dibandingkan dengan Ibu Hamil yang normal.

Siapakah yang termasuk Ibu Hamil dengan Risiko Tinggi ?

- Ibu dengan tinggi badan kurang dari 145 cm.

- Bentuk panggul ibu yang tidak normal.

- Badan Ibu kurus pucat.

- Umur Ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun

- Jumlah anak lebih dari 4 orang.

- Jarak kelahiran anak kurang dari 2 tahun.

- Adanya kesulitan pada kehamilan atau persalinan yang lalu.

- Sering terjadi keguguran sebelumnya.

- Kepala pusing hebat.

- Kaki bengkak.

- Perdarahan pada waktu hamil.

- Keluar air ketuban pada waktu hamil.

- Batuk-batuk lama.

Bahaya apa saja yang dapat ditimbulkan akibat Ibu hamil dengan risiko tinggi ?

- Bayi lahir belum cukup bulan.

- Bayi lahir dengan berat kahir rendah (BBLR).

- Keguguran (abortus).

- Persalinan tidak lancar / macet.

- Perdarahan sebelum dan sesudah persalinan.

- Janin mati dalam kandungan.

- Ibu hamil / bersalin meninggal dunia.

- Keracunan kehamilan/kejang-kejang.

Apakah kehamilan risiko tinggi dapat dicegah ?

Kehamilan risiko tinggi dapat dicegah bila gejalanya ditemukan sedini mungkin sehingga dapat dilakukan tindakan perbaikinya.

Bagaimana pencegahan kehamilan risiko tinggi dapat dilakukan ?

- Dengan memeriksakan kehamilan sedini mungkin dan teratur ke Posyandu, Puskesmas, Rumah Sakit, paling sedikit 4 kali selama masa kehamilan.

- Dengan mendapatkan imunisasi TT 2X.

- Bila ditemukan kelainan risiko tinggi pemeriksaan harus lebih sering dan lebih intensif.

- Makan makanan yang bergizi yaitu memenuhi 4 sehat 5 sempurna.

Apa yang dapat dilakukan seorang Ibu untuk menghindari bahaya kehamilan risiko tinggi ?

- Dengan mengenal tanda-tanda kehamilan risiko tinggi.

- Segera ke Posyandu, Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat bila ditemukan tanda-tanda kehamilan risiko tinggi.

Tanda-tanda Perawan

Posted in Pengtahuan on November 10, 2008 by sigitnet

Pasangan hidup adalah salah satu hal yang amat menentukan terbinanya kehidupan sakinah wa rahmah didalam keluarga. tentunya selain ketaqwaan, nasab (garis keturunan) dan memiliki sedikit harta (bukan dalam artian matre), kecantikan serta keperawanan seorang gadis sangat dianjurkan dan menentukan dalam memilih pasangan. nah berikut ada sedikit tips corat-coret untuk melihat seorang gadis yang masih suci. semoga dapat bermanfaat, dan ini adalah tips buat ikhwan-ikhwan yang benar-benar mau membina rumah tangga, jadi jangan disalah gunakan ya…

KRITERIA WANITA PILIHAN ADA EMPAT

  1. Agak hitam rambutnya, hitam alisnya, hitam bulu matanya, hitam bola matanya.
  2. Agak putih badannya, putih giginya, putih kedua telapak tangannya.
  3. Agak kemerah2an bibirnya, kemerah2an pipinya, kemerah2an gusinya.
  4. Agak sedang kepalannya, dagunya, sedang payudaranya, semerbak keringatnya, harum bau mulutnya, hidungnya dan badannya.

Wallahu a’lam bisshawab. Untuk lebih spesifik ada beberapa hal yang perlu diperhatiakan diantaranya:

DAHI
Gadis yang masih suci, dahinya licin. Bila selalu senggama licinnya hilang, justru yang timbul kedutan (garis2) yang kadang nampak kadang tidak ketika ngobrol. Kedutan karena sudah tidak suci, tidak sama dengan kedutan wajah yang dimakan usia. Kedutan suci yang telah hilang, tidak begitu ketara dan tidak begitu nampak, kecuali ketika muka menunjukkan reaksi tertentu seperti sedang ketawa dan bicara, sementara kedutan karena dimakan usia senantiasa nampak dan kekal. Jangan dihilangkan dengan sembarang minyak, walaupun di zaman sekarang ada bermacam2 minyak.

Tetapi kedutan karena hilangnya kesucian tidak mudah dihilangkan. Untuk memudahkan melihat gadis yang masih suci atau tidak. Coba perhatikan dahi gadis yang sudah bersuami dengan yang belum. Perhatikan betul2 niscaya nampak kelainannya. Gadis yang sudah tidak suci terdapat beberapa kedutan garis2 timbul dan melekuk didahi gadis itu. Perhatikan betul2 sebab garis2 itu tidak begitu nampak (terang). Wallahu a’lam.

HIDUNG
Gadis yang masih suci atau tubuhnya belum disentuh oleh lelaki, ujung hidungnya berwarna kemerah-merahan, jika disentuh ujung hidungnya nampak merah. Gadis yang tidak suci ujung hidungnya merah tetapi merah pucat, terkadang warna merah tidak nampak, yang nampak hanyalah pucat, tak percaya coba liat ujung hidung anak perempuan, merahkan..? Bagi lelaki yang suka merusak kesucian wanita, hidungnya berbelang, oleh karena itu disebut lelaki hidung belang. Wallohu a’lam

MATA
dari mana datangnya cinta, dari mata turun ke hati…..
Kita menggunakan mata untuk memandang dan melihat seseorang, cantikkah, bugarkah, luweskah, dsb. Terkadang kita memandang wanita cantik dibagian luar saja, tapi bagian dalamnya sudah habis, untuk mengetahui wanita itu masih suci atau tidak coba tengoklah matanya. Bila bagian bawah kelopak terlipat sedikit dan terdapat tanda lebam (tanda memar) berarti gadis itu sudah tidak suci lagi, mungkin sudah bersuami. lebam yang menunjukkan tidak suci nampak semacam garis2 hitam di bawah kelopak mata disampىng warna hitam dibawah kelopak mata sedikit kelihatan berkeriput (berkedut). Gadis yang masih suci matanya berseri2, tidak ada warna hitam, lebam maupun garis2. Apabila gadis itu tertawa di bawah kelopak matanya tidak terdapat apapun, seperti kedut (berkeriput) , bergaris dll. Wallohu a’lam.(yg dimaksud lebamnya mata bukan karena kurang tidur loh -D )

PUNGGUNG
Punggung gadis berubah melalui 2 proses:

  1. Punggung gadis menjadi besar karena proses hormon.
  2. Punggung gadis menjadi besar karena lelaki.

Punggung yang sudah kena sentuhan lelaki akan menjadi besar, lebih2 yang sudah berhubungan badan. Punggung gadis yang masih suci walaupun gemuk ia masih kelihatan cantik, sebab masih kental dan tegang serta tidak lesu dan jatuh. Cobalah perhatikan pinggang gadis, kalau pinggangnya masih ramping dan punggung tidak besar, tidak montok dan kenyal pada punggungnya. Kalau berjalan punggungnya tidak goyah sebab dagingnya masih solid dan tidak lembut kalau dipegang, artinya dia masih suci. Bagi yang pernah melakukan hubungan badan, punggungnya memang berisi dan besar tetapi tidak kental, punggungnya nampak jatuh, lebih2 disaat ia berjalan, goyangannya tidak melantun.

Kenapa punggung gadis yang pernah melakukan hubungan badan bisa jatuh? Disaat melakukan hubungan badan lebih kurang 90% hormon yang ada di bagian punggung akan tertumpu kebagian kemaluan, sebab di masa kepuncak (organsme), punggung gadis menjadi tegang.

Apabila sudah selesai berhubungan badan punggung yang tegang akan mengendur semula dan ini menyebabkan punggung menjadi kendur dan jatuh. Lebih kerap gadis itu melakukan hubungan badan, punggung akan semakin jatuh dan lesu, leper. Wallahu a’lam.

TELINGA
Telinga termasuk salah satu panca indra yang bisa digunakan untuk mengetahui apakah gadis itu masih suci atau tidak. Di negeri china telinga sebagai peramal untuk mengetahui penyakit didalam tubuh seseorang. Gadis yang tidak pernah disentuh oleh laki2, telinganya cantik dan nampak bersih, kalau gadis itu pernah disetubuhi atau telinganya pernah digigit atau dicium dan disentuh, secara otomatik bentuk telinga gadis itu akan berubah menjadi lebih leper sedikit dan tidak lagi kemerah-merahan dan menjadi pucat. Bagi gadis yang masih suci tapi pernah kena sentuh lelaki, pucatnya tidaklah ketara sangat. Wallahu a’lam.

BUAH DADA (payudara)
Peranan buah dada memang banyak, bukan sekedar menggoda nafsu lelaki saja, tapi buah dada sebagai bukti kalau gadis itu pernah disentuh atau tidak. Buah dada gadis yang belum pernah kena sentuh, senantiasa tegang. Tetapi kalau sudah kena sentuhan, buah dada itu tegangnya berkurang dan membesar sedikit dari pada ukuran asalnya, lebih kerap disentuh, lebih kendur. Perhatikan gadis disaat berjalan atau berlari, bergerak2 dan melambai jatuh (ke bawah) dan berbuai sekali berarti ketegangan sudah hilang. Kalau belum kena sentuhan, walaupun buah dada berbuai disaat berlari tetapi buaiannya tidak terlalu melambai2 berarti ketegangan masih ada.

Puting buah dada yang pernah kena sentuhan menjadi panjang dan terjojol (keluar) sedikit dari tempat persembunyiannya. Buah dada yang selalu kena remas akan menjadi lebih besar, dan jangan menuduh gadis yang berbuah dada besar itu kena remas. Sebab, buah dada yang besar kena remas dan yang besar karna alami memang berbeda.

Buah dada yang kena remas menjadi besar tetapi tidak tegang. Sementara buah dada yang besar karna alami senantiasa tegang dan disaat berjalan tidak bergoyang, kalau yang kena remas bergoyang terbuai-buai seperti telinga gajah, berbuai kekiri, kekanan, keatas, kebawah terkadang melambung2 ketika gadis itu berjalan atau berlari.

Mengapa buah dada bila kena sentuhan bisa jatuh dan apa hubungan telapak tangan dengan otot buah dada? Di kala buah dada itu dipegang atau diremas2 gadis merasa gairah, disaat bergairah hormon2 akan mengisi ruang buah dada sehingga menjadi tegang. Setelah bergairah buah dada yang tegang lalu mengendur yang membuat ototnya mengendur pula. Buah dada yang kena hisap putingnya menjadi lebam, yang belum kena hisap putingnya berwarna merah jambu. Sekiranya gadis itu tidak suci, buah dadanya jatuh terjuntai seperti buah pepaya yang terjuntai di pohon. Pada buah dada memang mengandung seribu tanda tanya, termasuk mengetahui wanita yang sudah punya anak atau belum. Perhatikan putingnya kalau tegangnya menghala ke atas yaitu mendangak ke atas berarti wanita itu sudah pernah melahirkan, kalau putingnya senantiasa terjojol keluar dan mendangak ke atas berarti wanita itu sudah pernah melakukan hubungan badan, tetapi belum pernah beranak. Namun payudara sering kali dianggap sebagai simbol seks, sebagian besar wanita dan lelaki sangat menyukai buah dada disaat melakukan hubungan sexsual, karena mereka dapat mencapai organsme (kenikmatan) hanya karena rangsangan buah dada.

Seorang gadis jika telah dewasa, kecil kemungkinan ukuran payudaranya berubah, kecuali bila berat badannya bertambah. Pembengkakan payudara karena kehamilan, menyusui atau pengaruh pil kontrasepsi adalah bersifat kondisional. Postur tubuh yang baik akan membentuk payudara nampak lebih besar. Coba tanyakan, apakah ia senang payudaranya disentuh atau tidak? Sebagian wanita memiliki puting payudara yang sangat sensitif sebagian lainnya tidak, mereka mungkin ingin payudaranya disentuh atau mungkin tidak. Tetapi umumnya wanita menyukai sentuhan lembut dan ciuman pada payudara dan juga pada puting payudara. Payudara dan putingnya akan mengeras apabila dirangsang. Begitulah tanda2 yang paling jelas bila ia terangsang, meskipun tidak semuanya demikian. Tanda2 lainnya adalah lubrikasi (pelendiran) pada liang vagina, kemerah-merahan di dada dan meningkatkan kecepatan denyut jantung dan pernafasan. Wallahu a’lam.

GARIS TELAPAK TANGAN
Gadis yang berkulit tebal dan kasar, coba perhatikan kedua telapak tangannya, jikalau retak (peca urat, urat2 yg mrupai retak), bukan karena mungkin di sebabkan tidak tahan bahan pencuci yang mengandung kimia, berati gadis itu sudah hilang kesuciannya. Gadis yang masih suci, kedua telapak tangannya halus dan licin. Jika kesuciannya telah hilang, kedua telapak tangannya ketika di tekan warnannya pucat tidak merah, jika di pecet langsung menanjal balik. Satu cara lagi, coba perhatikan telapak tangan kanan, jika ada garis putus2 bagian tengah berarti kesuciannya telah hilang, bila tidak terputus2 berarti ada harapan kesuciannya belum hilang. setelah melihat telapak tangan yang kanan, coba gemgam ibu jari tangannya sebentar saja kira2 satu menit, bila disaat megemgam terasa hangat dan ibu jarinya merah ketika dilepaskan, berarti ada harapan masih suci. Perhatikan pula ibu jarinya, bila nampak pucat sekali walaupun ada rasa hangat berarti kemungkinan besar kesuciannya sudah terbang.

Coba pegang erat jari kelingkingnya, kira2 satu menit, lalu lepaskan, tanyalah bagaimana rasanya ketika dipegang erat dan dilepaskan ? Kalau ia menjawab tak ada rasa, mintalah maaf banyak2, kemungkinan ia tidak suci lagi. Tapi kalau ia menjawab ada rasa rangsangan, jantungnya berdebar2 atau ada rasa sakit seperti berdenyut2. Alhamdulillah nampaknya masih suci. (Yg ngetes adalah orng laki2)

JARI TELAPAK TANGAN
Dengan jari2lah lelaki suka memegang dan menggoda perempuan, begitu pula halnya jari2 perempuan, jari2 adalah kawasan yang paling mendasar untuk mengetahui gadis yang suci atau tidak. Caranya cukup mudah, terlebih dahulu berjabat tangan, selama berjabat tangan remas2lah tangannya, kalau laki2 bukan mahramnya boleh memegang tangan seorang gadis, itu menunjukkan dara kecil dibagian tangannya sudah ternodai. Apabila tangan dan jari2 gadis itu boleh di remas2 berarti peluang untuk memegang tempat2 yang lain terbuka lebar. Coba jari2 gadis itu di belai2 dan di remas2 dengan lembut, bagaimana perasaan gadis itu?

Sentuhan lelaki dijarinya memang membawa satu rasa yang ni’mat dan birahi yang tersendiri. Sentuhan tangan sentuhan ajaib, dari tanganlah akan menjalar ke zona2 yang lain. Sentuhan tangan memang sahdu, kalau tidak percaya cobalah betapa bahagianya berjalan sambil bergandengan tangan. Bila anda ingin mengetahui gadis itu terbiasa di sentuh atau tidak, Coba ulurkan tangan dan bersalaman dengannya, selama bersalaman genggamlah tangannya dengan lembut dan coba sentuh jari kelingking gadis itu. Ketika menyentuh jari kelingkingnya tengoklah wajah gadis itu, apakah dia nampak gelisah dan resah serta terperayuh?, kalau dia terkejut dan terperayuh berarti besar kemungkinan dia masih suci, kalaupun dia pernah berasmara, mungkin belum sampai tersondol. Jika disaat jari kelingkingnya disentuh dia nampak rilex saja, dan tak mau bicara, besar kemungkinan kesuciannya sudah lenyap. Wallohu a’lam.

PERUT
Peribahasa mengatakan biar pecah di perut jangan pecah di mulut, begitulah kata peribahasa, tapi tubuh wanita bukanlah peribahasa. Kalau pecah kegadisannya, pasti pecah perut. Bila gadis pernah melakukan hubungan badan, maka perutnya akan menjadi mengembang dan menjadi buncit sedikit. Oleh karena gadis yang belum pernah melakukan hubungan badan pinggangnya masih ramping dan perutnya masih kempis. Mengapa perut menjadi buncit sedikit? Di saat gadis itu melakukan hubungan badan sudah barang tentu gadis itu sampai ke puncak (organsme), di saat sampai ke puncak gadis itu tidak tahan dan menahan dibagian perut. Otot2 bagian perut menahan ke puncak dengan daya tahan yang sangat tinggi dan kuat. Ketika itulah perut itu mengembang dan setelah melakukan hubungan badan perutpun membuncit. Satu lagi tanda di perut, kalau gadis itu sudah pernah melakukan hubungan badan, ada garis panjang dari bawah buah dada sampai ke perut dan dari pusar sampai kekemaluan. Garis ini tidak terjadi pada semua gadis, tetapi kalau ada gadis yang memeliki garis ini artinya ia tidak suci lagi. Ada sebagian gadis yang sudah pernah melakukan hubungan badan hanya memiliki garis dari bagian bawah pusar sampai kekemaluan. Kalau gadis itu sudah hamil, garis itu akan terbagi dua, coba lihat perut wanita yang hamil, mesti ada garis2 retak yang melintang di perutnya. Gadis yang masih suci pada umumnya perutnya masih lembut. Bagi yang sudah pernah berhubungan badan, kulit perutnya agak kasar sedikit. Ada juga yang menjadi keras sebab hormon2 dan lemak mewujudkan gumpalan dibagian bawah dinding perut. Wallahu a’lam

RAMBUT
Rambut merupakan mahkota wanita tetapi juga berperan menentukan gadis itu masih suci atau tidak. Gadis yang masih suci, rambutnya memang rapi, kelihatan segar dan tidak kasar, sementara gadis yang sudah hilang kesuciannya, rambutnya kelihatan tidak bergairah. Di zaman nenek moyang kita dulu, mungkin masih ada yang diamalkan sampai saat ini. Ketika seorang gadis hendak dinikahkan, ahli penghias pengantin terlebih dahulu memotong rambut didahi, ditekuk dan disebelah belakang telinga kiri dan kanan. Rambut2 inilah yang oleh mereka disebut rambut perawan. Dengan menggunting rambut2 ini, mereka mengetahui apakah gadis itu masih suci atau tidak. untuk membuktikan coba sediakan satu buah kelapa muda yang sudah dilobangi dan airnya tidak dibuang lalu masukkan potongan rambut tersebut. Jika rambut2 itu terapung dipermukaan air kelapa artinya gadis itu masih suci. Jika semua rambut itu tenggelam artinya gadis itu sudah tidak suci. satu lagi caranya, kalau dىsaat ditiup angin rambut gadis itu mengembang lembut dan kembali ketempat asalnya. Alhamdulillah nampaknya ada harapan kegadisannya masih ada. Wallahu a’lam.

BIBIR
Percaya atau tidak bahwa bibir gadis yang pernah dicium lebih menarik dan cantik. Apabila bibir bertemu bibir, maka akan membuat pergerakan darah akan mengalir kebibir dan membentuk bibir yang baru. Lebih kerap dicium, lebih cantik pula bibirnya. Tapi ada juga gadis yang mempunyai bibir mulut yang cantik walaupun tidak pernah dicium. Gadis yang belum pernah dicium bibirnya kelihatan berwarna merah jambu dan tidak ada garis lembam (bengkak) atau hitam di sekitar bibirnya. Bibir gadis yang tidak pernah dicium tidak tampak pucat dan bibirnya licin dan basah. Bibir yang pernah kena cium akan nampak lembam walaupun hanya satu kali saja, dan dapat merubah bibirnya juga terdapat garis-garis kasar yang memperindah bentuk bibir seperti irisan jeruk. Bila gadis itu tidak suci lagi, bagian tengah bibirnya nampak retak, seakan-akan terbagi dua, retaknya tidak begitu jelas, akan tetapi nampak kalau diperhatikan betul-betul. Ada pula yang mengatakan gadis tidak suci ketika ia tertawa bibirnya nampak lebih lebih besar dari pada tidak tertawa dan bibir bawah tampak keluar dari pada bibir yang atas. Wallahu’alam.

Keterangan:
(bibir yang kering walaupun diusap (disolek) dengan gincu, bibir tetap kering. Cara membasahi bibir untuk menutup prasangka bahwa ia tidak suci lagi, oleskan minyak kelapa pada bibirnya tiap pagi, biarkan minyak kelapa meresap dalam bibir selama setengah jam. Insya Allah bibir gadis itu kelihatan berminyak dan tidak lembam. Bibir yang sudah lembam jangan diolesi minyak kelapa.

KEMALUAN.
Ini Tentunya hanya diketahui setelah menikah. Permukaan gadis yang pernah melakukan hubungan badan, terkesan lembam (memar), pintu kemaluan tidak tertutup rapat, agak renggang sedikit. Kalau gadis yang masih perawan, kemaluannya senantiasa tertutup rapat. Sebenarnya selaput darah bisa dilihat langsung kedalam kemaluan gadis. Bila kemaluan masih ciut berarti gadis itu masih suci. Kalau lobang itu terbuka sedikit berarti gadis itu sudah tidak perawan lagi. Coba perhatikan warna kemaluan gadis, kalo permukaannya pintu kemaluannya berwarna ungu, kemerah-merahan berarti dia masih suci, akan tetapi kalau warna merah sudah pudar malah menjadi pucat, berarti dia sudah tidak suci lagi.satu lagi, biasanya disaat malam pertama, lelaki biasanya agak susah memasukkan zakar (penis) nya kedalam kemaluan gadis. Pertama kali melakukan hubungan badan dengan seorang gadis yang baru pecah selaput darahnya memang tidak memuaskan, karena gadis itu tidak nyaman dengan darah yang keluar pada malam pertama (kebiasaannya) dan rasa perih pada kemaluannya. Sehingga ia tidak akan mau berlama-lama. Untuk mengetahui selapaut dara yang pecah, coba kosentrasikan mata anda kedahi istri anda, kalau dia berkerut artinya dia menahan sakit, tetapi kalau dia berpura-pura, rilex ajalah…
Wallahu’alam..

LEHER
Leher juga menjadi salah satu tempat yang dapat menunjukkan gadis itu masih suci atau tidak. Bila leher perempuan itu nampak berkedut-kedut, artinya perempuan itu pernah disentuh laki-laki. Garis kedutnya bukan seperti garis kedutan karena tua, garisnya kecil-kecil, pendek-pendek dan putus-putus, bukan garis yang panjang. Kalau ingin melihat dengan jelas tunggulah gadis itu menundukkan kepalanya. Lihatlah dengan cepat dan cermat.!. bila gadis itu sering sering diusung lelaki, maka lehernya terdapat tanda-tanda hitam kecil dilobang romanya dan warna lembab kecil seperti bintik-bintik. Adakalanya lobang bulu roma tampak jelas dileher, ini juga berarti gadis itu sering disentuh. Kalau gadis itu berleher panjang (jenjang), coba perhatikan dibagian lehernya, jika terdapat garis-garis urat yang bersilang artinya gadis itu masih suci. Jika terdapat garis-garis yang melintang, bukannya urat yang melintang, ini berarti perempuan itu sudah beranak (pernah melahirkan). Wallahu’alam.

PIPI
Wanita yang tidak suci lagi wajahnya tidak berseri-seri, pipi gadis yang masih suci senantiasa menggairahkan dan merah segar. Kalau pipi gadis yang pernah dicium warna kemerah-merahan akan hilang. Kalau pipi itu merah karena dicium ayah atau saudara sekandung maka tidak membahayakan terhadap kesucian gadis tersebut. Coba perhatikan betul-betul pipi gadis yang tidak perawan lagi terdapat garis melintang yang tidak begitu jelas/tampak. Walau bagaimanapun pipi gadis yang pernah kena cium masih tetap cantik, akan tetapi kalau sudah biasa dicium/disentuh laki-laki, lesung pipinya kurang dalam dan terdapat satu garis disebelah lekuk lesung pipinya. Gadis yang masih suci, bila berbicara disekitar pipi kanannya maupun kiri cepat berkeringat, dan keringat ini akan keluar walaupun ditempat yang sejuk. Keringat yang dimaksud mungkin tidak nanpak kecuali dilap dengan tissue. Coba perhatikan bagian tepi telinga seorang gadis. Dibagian itu terdapat anak rambut yang halus dan lembut. Apa bila gadis itu tidak suci lagi, anak rambut itu tidak akan gugur, tetapi masih tetap ada, namun menjadi keras bahkan kasar. Apabila ditiup angin anak rambut itu nampak begitu kasarnya dan disisi pipi kelihatan agak gelap walaupun gadis itu berkulit hitam manis. Wallahu’alam..

“Berpesan baiklah kamu terhadap wanita, sesungguhnya wanita itu diciptakan dari tulang rusuk. Dan yang paling bengkok bagian atasnya. Oleh karena itu, apabila kamu paksa untuk meluruskannya maka akan patahlah ia, dan apabila kamu membiarkan, maka akan bengkoklah ia selamanya”. (HR. Bukhari Muslim).(Disadur dari berbagai sumber)

Sex di akhir kehamilan..sngat dianjurkan

Posted in Pengtahuan on November 8, 2008 by sigitnet

Hubungan suami isteri sangat dianjurkan pada akhir kehamilan dengan tujuan agar jangan sampai kehamilannya lewat waktu (postterm pregnancy). Bagaimana bisa hubungan seks merangsang timbulnya persalinan ?

Posisi yang dianjurkan adalah (maaf) doggie style atau woman on top dan variasi2-nya . Setiap pasien-ku yang sudah memasuki usia hamil aterm (=cukup bulan) selalu aku anjurkan untuk melakukannya. Kebanyakan enggan dengan alasan (kata ortu) kepala bayinya bisa kotor. Ya nggak lah…kan ada selaput ketuban. Kuman/bakteri saja yang ukurannya lebih kecil dari sperma tidak bisa menembusnya. Ada juga suami yang bilang nggak sampe hati kasihan sama baby-nya. Ada juga yang antusias melakukannya. Ada juga istri yang mengatakan lebih horny selama hamil tua, sang suami malah melempem… Pokoknya macem-macemlah…kombinasinya

Namun demikian harus hati2 saat melakukannya. Hati2 disini maksudnya dilakukan dengan gentle… ya bedalah…jangan seperti pengantin baru yang bisa dibuat berbagai gaya ala kamasutra. Karena kalau tidak hati-2 bisa menyebabkan ketuban pecah dini (KPD) atau KPSW (Ketuban Pecah sebelum Waktunya) yang ujung-2 nya jika nggak berhasil dirangsang/induksi tentunya akan di operasi Cesar.

Ada pengalaman nggak bagus…seorang ibu hamil nggak pernah ngecek hamilnya ke Bidan…setelah datang ke bidan dengan keluhan keluar air ketuban bercampur darah…setelah diperiksa bayinya sudah plus (RIP). Setelah si interogasi suami ngaku malamnya baru “gituan”. Kelainan seperti ini namanya vasa previa (vasa= pembuluh darah; previa =tidak pada tempatnya) yaitu adanya pembuluh darah tambahan yang melintas tepat di bagian ketuban yang menghadap ke leher rahim. Akibatnya saat ketuban pecah…pembuluh darah juga pecah dan janin mati (karena darah janin yang keluar). Bayinya berhasil dilahirkan biasa… tapi ya itu tadi… sudah PLUS alias almarhum(ah). Selamat mencoba…tapi hati-hati yah Mas jangan seperti pengantin baru…he he he…

Syukur Nikmat

Posted in Uncategorized on November 3, 2008 by sigitnet
mbahman
mbahman

Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama “Smiling.”
Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan didepan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang.  Jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah.

Setelah menerima tugas tsb, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi kerestoran McDonald’s yang berada di sekitar kampus. Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambil mencari tempat duduk yang masih kosong.
Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak setiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orang yang semula antri dibelakang saya ikut menyingkir keluar dari antrian.

Suatu perasaan panik menguasai diri saya, ketika berbalik dan melihat mengapa mereka semua pada menyingkir ? Saat berbalik itulah saya membaui suatu “bau badan kotor” yang cukup menyengat, ternyata tepat di belakang saya berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil!
Saya bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali.

Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yang lebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya, dan ia sedang “tersenyum” kearah saya. Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam, tapi juga memancarkan kasih sayang. Ia menatap kearah saya, seolah ia meminta agar saya dapat menerima ‘kehadirannya’ ditempat itu.

Ia menyapa “Good day!” sambil tetap tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang disiapkan untuk membayar makanan yang akan dipesan.
Secara spontan saya membalas senyumnya, dan seketika teringat oleh saya ‘tugas’ yang diberikan oleh dosen saya. Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh berdiri di belakang temannya.
Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental, dan lelaki dengan mata biru itu adalah “penolong”nya. Saya merasa sangat prihatin setelah mengetahui bahwa ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama mereka,dan kami bertiga tiba2 saja sudah sampai didepan counter.

Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin saya pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan.
Lelaki bermata biru segera memesan “Kopi saja, satu cangkir Nona.”
Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh mereka (sudah menjadi aturan direstoran disini, jika ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli sesuatu). Dan tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan badan.

Tiba2 saja saya diserang oleh rasa iba yang membuat saya sempat terpaku beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka mencari tempat duduk yang jauh terpisah dari tamu2 lainnya, yang hampir semuanya sedang mengamati mereka.. Pada saat yang bersamaan, saya baru menyadari bahwa saat itu semua mata di restoran itu juga sedang tertuju ke diri saya, dan pasti juga melihat semua ‘tindakan’ saya.

Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya tersenyum dan minta diberikan dua paket makan pagi (diluar pesanan saya) dalam nampan terpisah.

Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang ada di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya ke meja/tempat duduk suami dan anak saya. Sementara saya membawa nampan lainnya berjalan melingkari sudut kearah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu untuk beristirahat. Saya letakkan nampan berisi makanan itu di atas mejanya, dan meletakkan tangan saya di atas punggung telapak tangan dingin lelaki bemata biru itu, sambil saya berucap “makanan ini telah saya pesan untuk kalian berdua.”

Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai basah
ber-kaca2 dan dia hanya mampu berkata “Terima kasih banyak, nyonya.”  Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya berkata “Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian, Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu ketelinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian.”
Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan memeluk lelaki kedua sambil terisak-isak. Saat itu ingin sekali saya merengkuh kedua lelaki itu.

Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan meninggalkan mereka dan bergabung dengan suami dan anak saya, yang tidak jauh dari tempat duduk mereka. Ketika saya duduk suami saya mencoba meredakan tangis saya sambil tersenyum dan berkata “Sekarang saya tahu, kenapa Allah swt mengirimkan dirimu menjadi istriku, yang pasti, untuk memberikan ‘keteduhan’ bagi diriku dan anak-2ku! ” Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan saat itu kami benar2 bersyukur dan menyadari,bahwa hanya karena ‘bisikanNYA’ lah kami telah mampu memanfaatkan ‘kesempatan’ untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang lain yang sedang sangat membutuhkan.

Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya, mereka satu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar ingin ‘berjabat tangan’
dengan kami.  Salah satu diantaranya, seorang bapak, memegangi tangan saya, dan berucap “Tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang mahal bagi kami semua yang berada disini, jika suatu saat saya diberi kesempatan oleh Allah, saya akan lakukan seperti yang telah kamu contohkan tadi kepada kami.”

Saya hanya bisa berucap “terima kasih” sambil tersenyum. Sebelum beranjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk melihat kearah kedua lelaki itu, dan seolah ada ‘magnit’ yang menghubungkan bathin kami, mereka langsung menoleh kearah kami sambil tersenyum, lalu melambai-2kan tangannya kearah kami. Dalam perjalanan pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap kedua orang tunawisma tadi, itu benar2 ‘tindakan’ yang tidak pernah terpikir oleh saya.
Pengalaman hari itu menunjukkan kepada saya betapa ‘kasih sayang’ Allah itu sangat HANGAT dan INDAH sekali!

Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan ‘cerita’ ini ditangan saya. Saya menyerahkan ‘paper’ saya kepada dosen saya. Dan keesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya saya dipanggil dosen saya ke depan kelas, ia melihat kepada saya dan berkata, “Bolehkah saya membagikan ceritamu ini kepada yang lain?” dengan senang hati saya mengiyakan.
Ketika
akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian dari kelas untuk membacakan paper saya. Ia mulai membaca, para siswapun mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, dan ruangan kuliah menjadi sunyi. Dengan cara dan gaya yang dimiliki sang dosen dalam membawakan ceritanya, membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu berlangsung, sehingga para siswi yang duduk dideretan belakang didekat saya diantaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan perasaan harunya.

Diakhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanya dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis diakhir paper saya.
“Tersenyumlah dengan ‘HATImu’, dan kau akan mengetahui betapa ‘dahsyat’
dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu.”

Dengan cara-Nya sendiri, Allah telah ‘menggunakan’ diri saya untuk menyentuh orang-orang yang ada di McDonald’s, suamiku, anakku, guruku, dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan 1 pelajaran terbesar yang tidak pernah saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu: “PENERIMAAN TANPA SYARAT.”

Banyak cerita tentang kasih sayang yang ditulis untuk bisa diresapi oleh para pembacanya, namun bagi siapa saja yang sempat membaca dan memaknai cerita ini diharapkan dapat mengambil pelajaran bagaimana cara MENCINTAI SESAMA, DENGAN MEMANFAATKAN SEDIKIT HARTA-BENDA YANG KITA MILIKI, dan bukannya MENCINTAI HARTA-BENDA YANG BUKAN MILIK KITA, DENGAN MEMANFAATKAN SESAMA!

Jika anda berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh hati anda, Teruskan cerita ini kepada orang2 terdekat anda. Disini ada ‘malaikat’
yang akan menyertai anda, agar setidaknya orang yang membaca cerita ini akan tergerak hatinya untuk bisa berbuat sesuatu (sekecil apapun) bagi sesama yang sedang membutuhkan uluran tangannya!

Orang bijak mengatakan: Banyak orang yang datang dan pergi dari kehidupanmu, tetapi hanya ‘sahabat yang bijak’ yang akan meninggalkan JEJAK di dalam hatimu.

Untuk berinteraksi dengan dirimu, gunakan nalarmu.
Tetapi untuk berinteraksi dengan orang lain, gunakan HATImu!
Orang yang kehilangan uang, akan kehilangan banyak, orang yang kehilangan teman, akan kehilangan lebih banyak!
Tapi orang yang kehilangan keyakinan, akan kehilangan semuanya!
Allah menjamin akan memberikan kepada setiap hewan makanan bagi mereka, tetapi Allah tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka, hewan itu tetap harus BERIKHTIAR untuk bisa mendapatkannya.

Orang-orang muda yang ‘cantik’ adalah hasil kerja alam, tetapi orang-orang tua yang ‘cantik’ adalah hasil karya seni.
Belajarlah dari PENGALAMAN MEREKA,
karena engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk bisa mendapatkan semua itu dari pengalaman dirimu sendiri

AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI, OLEH KARENA ITU AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN.

Kata-Kata Diatas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur:

Pertama : Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki.

Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah,kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah,mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi ‘KAYA’ dalam arti yang sesungguhnya.

Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ”kaya”. Orang yang ‘kaya’ bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan,tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.

Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.
Seorang pengarang pernah mengatakan, ‘Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.” Ini perwujudan rasa syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek tua yang setiap hari mengemis di pinggir jalan, ia mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seorang anak kecil gelandangan yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur. Apakah kamu lebih menderita daripada kakek tua pengemis atau anak kecil gelandangan itu hingga berpikir dua kali untuk bersyukur atas apa yang secara tidak sadar telah kamu punyai?

Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingk an diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, lebih sukses, dan lebih kaya dari kita.

Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan saya dengan teman-teman lain di perusahaan yang berbeda.
Perasaan ini membuat saya resah dan gelisah. Saya menjadi gemar bergonta-ganti pekerjaan, hanya untuk mengimbangi rekan-rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan masa kerja yang tertinggal karena menjadi kutu loncat, yang penting gajinya lebih besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada habisnya. Setiap orang digariskan dengan suratan hidup masing-masing dan Rencana Tuhan atas kita jauh lebih indah. Kini Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.

Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Tetapi yakinlah, setelah kau hampiri lebih dekat, rumput tetangga yang hijau itu ternyata juga memiliki rumput dan alang-alang coklat yang kering,dan  tanah kering yang tidak subur…
jadi semua sama saja, sama seperti manusia yang tak sempurna, kehidupan juga tidak pernah seratus persen bahagia.

Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Waktu itu saya sedang iseng berkunjung ke sana dan mengamati pasien-pasiennya. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, ”Lulu, Lulu Dewayani.” Saya keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini.
Si dokter menjawab, ”Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu Dewayani, gadis cantik, pintar dan kaya.” Saya pun mengerti, tapi begitu lewat sel lain saya terkejut melihat ada satu penghuni terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, ”Lulu, Lulu Dewayani”. saya bertanya ” orang ini juga punya masalah dengan Lulu?
” Dokter kemudian menjawab, ”Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu.”

Jadi apalah bedanya, dua orang berbeda dengan satu cinta yang sama pun keduanya bisa jadi gila. Memang tidak semua yang indah itu menjanjikan bahagia.

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.
Saya ingin mengakhiri sharing ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, ”Saya mempunyai dua anak lak i-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup ditanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.”

Bersyukurlah !

Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan ….
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan ?

Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu ….
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar …

Bersyukurlah untuk masa-masa sulit …
Di masa itulah kamu tumbuh ….

Bersyukurlah untuk keterbatasanmu …
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang …

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru …
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu …

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat ….
Karena Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga …

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih …
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan …

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik…
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut…

Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif …
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu..

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.